Tuesday, July 2, 2013

Cara Pengecekaan Tegangan Aki Mobil

Jika mobil Anda tidak bisa distarter, lampu redup atau tidak menyala sama sekali, Anda perlu memeriksa aki mobil Anda.

Sebuah multi-meter dapat digunakan untuk memeriksa dan menguji berbagai komponen listrik termasuk aki mobil.

Multi-meter mudah digunakan dan sebaiknya Anda memilikinya untuk memeriksa aki mobil serta berbagai peralatan elektronik lain.

Berikut adalah cara memeriksa aki mobil menggunakan multi-meter.

Cara Menggunakan Multi-meter untuk Memeriksa Aki Mobil
  1. Buka kap mobil dan temukan posisi aki. Cari terminal positif (+) pada aki. Lepaskan pelindung pada terminal positif.
  2. Hubungkan kabel positif multi-meter (warna merah) ke terminal positif aki mobil.
  3. Hubungkan kabel negatif multi-meter (warna hitam) ke terminal negatif aki mobil.
  4. Jika aki mobil berfungsi, tegangan pada meteran multi-meter harus terbaca antara 12,5 sampai 12,8 volt.
  5. Jika bacaan kurang dari 12,5 volt, Anda perlu men-charge aki mobil Anda.

Memeriksa Aki Mobil dengan Multi-meter Setelah Mobil Dinyalakan
  1. Pengukuran ini harus dilakukan saat mesin mobil sudah dinyalakan.
  2. Hubungkan kabel positif multi-meter (warna merah) ke terminal positif aki mobil dan kabel negatif multi-meter (warna hitam) ke terminal negatif aki mobil.
  3. Periksa hasil pengukuran apakah tegangan berada pada rentang 13,5-14,5 volt atau lebih.
  4. Jika tegangan kurang dari 13,5 volt, hal ini berarti alternator tidak memproduksi cukup arus untuk mengisi aki.
  5. Anda mungkin perlu segera pergi ke bengkel untuk memeriksa fungsi alternator mobil Anda.
  6. Lakukan pengujian alternator di bengkel mobil. Anda mungkin perlu mengganti alternator, alih-alih aki mobil Anda.

(Tulisan di atas, merupakan hasil copy and paste dari situs berikut ini:
http://amazine.co/12587/tips-memeriksa-tegangan-aki-mobil-menggunakan-multi-meter/)

Friday, June 7, 2013

Posisi Tumpuan Dongkrak dan Jack Stand

Berikut ini adalah gambar titik tumpu dongkrak dan jack stand. Gambar diambil dari FB, sharing dari kang Dikwan dari DITECH INJECTION, Bandung.

Posisi Tumpuan Dongkrak dan Jack Stand

Data Teknis Hyundai Elantra

Berikut adalah data-data teknis Hyundai Elantra. Informasi ini diambil dari FB hasil dari share kang Dikwan dari DITECH INJECTION, Bandung.


Gambar 1

Gambar 2


Gambar 3


Gambar 4


Gambar 5



Gambar 6

Monday, April 15, 2013

Bemper Apa yang Cocok Untuk Elantra Saya?

Diantara rekan-rekan pengguna Hyundai Elantra, ada salah satu problem yang sering ditanyakan, yakni mengganti bemper. Bemper apa yang cocok untuk Elantra saya?

Berikut ini adalah salah satu contoh Elantra yang sudah diganti bempernya. Elantra ini milik salah seorang rekan kita di ANTRAC, Iam Ramadhan. Elantra ini bernama "Elantra Nusantara", karena sudah sering berkeliling di kota-kota di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Untuk bemper depan, dipergunakan bemper Mazda Interplay. Sementara yang belakang dipergunakan bemper Honda Ferio. Harga masing-masing bemper yang dibeli adalah 300 ribu. Sementara ongkos cat dan pasang dudukan, masing-masing 300 ribu. Lokasi pembelian bemper-bempernya di daerah Sunter, Jakarta Utara. Sementara tempat pasang, sekaligus cat, di daerah Kalimalang, Jakarta Timur. Pada saat dipasang, bemper-bemper itu, baik depan maupun belakang, harus dipotong supaya bisa pas masuk ke bodi.

Berikut ini adalah penampakan dari Elantra yang sudah mengalami penggantian bemper depan maupun belakang.



















Thursday, April 11, 2013

Mesin Ndut-Ndutan...


Berdasarkan pengalaman teman-teman ANTRAC, masalah mesin ndut-ndutan di Elantra, biasanya mengarah ke komponen berikut ini:

CKP (Crankshaft Position Sensor) dan CMP (Campshaft Position Sensor).

Untuk menghilangkan ndut-ndutan, bersihkan kerak-kerak yang menempel pada benda ini. Hal ini dialami oleh rekan kita dan masalah ndut-ndutan beres dengan membersihkan kerak di CMP dan CKP ini oleh mekaniknya.

Btw, mohon info, jika ada yang punya gambarnya, silakan posting ke admin blog atau bisa di FB, nanti diposting di sini.

Kabel Busi

Penyebab lain terjadinya mesin ndut-ndutan, adalah kabel busi yang kemungkinan sudah rusak atau putus.

ISC alias Servo Kita (Servo Elantra sama dengan servo Eterna).



Diagnosa dapat mengarah ke part yang satu ini. Harga originalnya 2,1 juta di Beres Hyundai Bandung. Servo Elantra sama dengan kepunyaan Eterna, harganya sekitar 750K.



Sebelum ganti ISC, coba bersihkan dulu Throttle body dengan engine conditioner. Sebelumnya lepas 
dulu ISC karena parts ini tidak boleh terendam cairan-cairan sejenis ini.


Air Flow Sensor (AFS)

 

AFS ini harganya lumayan. Originalnya bisa mencapai 4 jutaan. Di Atrium Senen, ada barang KW buatan Korea seharga 650K.


Air flow rusak salah satu gejalanya RPM sering naik turun, asap hitam, gas tidak responsif. Tapi sebaliknya, kalau ndut-ndutan, tidak selalu karena AFS. Cara mengecek kondisi AFS : Lepas AFS, terus digas sampai RPM tinggi. Kalau dilepas AFSnya, terus nggak ndut-ndutan, berarti AFSnya bermasalah.



ECU

 

 Sebetulnya, ECU ini sangat jarang sekali rusak. Salah satu tanda bahwa ECU rusak adalah mobil sering mogok atau menyatakan sensor rusak padahal tidak rusak.